NEWS

Posted on: 14 Nov 2011
Share: Share on Facebook
Read 1944 times.

Part 1

1 Gitar , 1000 Nada. Ini adalah judul lagu yang saya ciptakan untuk sebuah proyek  bernama 1000 Gitar untuk Anak Indonesia. Anda sudah pernah dengar?  Saya punya banyak cerita untuk dibagikan. 1000 Gitar untuk anak Indonesia adalah sebuah proyek sosial, bertujuan memberikan sebanyak mungkin gitar kepada anak anak Indonesia yang membutuhkan atau kurang mampu .  Proyek ini digagas oleh Majalah Rolling Stone dengan 2 orang pasukan handalnya yaitu Adib Hidayat dan Ricky Siahaan. Gerakan ini sudah berlangsung selama beberapa bulan dan sempat muncul di acara Kick Andy di Metro tv. Konon kabarnya ketika acara ini ditayangkan dengan menghadirkan puluhan gitaris papan atas di Indonesia, rating yang didapat sangat tinggi.  Ini menandakan project ini mendapatkan perhatian yang sangat banyak dari masyarakat.  Saya sendiri sempat terpukau ketika menonton acara itu, konsep yang bagus dan menarik.

Yang terjadi kemudian saya menelpon Adib Hidayat dan menanyakan apakah project ini diteruskan dalam bentuk album atau tidak?  Sayangnya saat itu dijawab ‘tidak’ oleh Adib. Saya sangat bisa mengerti mengapa demikian. Mengerjakan sebuah album bukanlah pekerjaan yang mudah. Ini adalah pekerjaan yang sangat kompleks dan rumit, apalagi bila melibatkan sekian puluh musisi ternama, yang dalam hal ini adalah para gitaris . Masalah jadwal dan waktu adalah yang utama. Belum lagi masalah materi lagu. Kemudian katakanlah album itu jadi, bagaimana langkah selanjutnya, marketing nya? Distribusinya? Promosinya? 

Tapi entah dapat semangat dari mana, saya menyanggupi untuk mengurus itu. Setelah sebuah miting di siang hari di kantor Rolling Stone ( sumpah sop buntutnya enak banget dib). Saya , Adib Hidayat dan Ricky Siahaan, akhirnya mendiskusikan kemungkinan di buat nya album 1000 gitar ini. Tanpa diskusi yang alot, akhirnya kita bisa merumuskan tujuan dibuatnya album ini. Yang pertama, seluruh penjualan album ini (ya seluruhnya ! 100 % full) akan disumbangkan ke account Project 1000 Gitar untuk anak Indonesia, supaya makin banyak gitar yang bisa terbeli dan makin banyak yang bisa dibagikan. Yang kedua, album ini bisa dijadikan momentum untuk mengabadikan karya karya gitaris Indonesia yang mungkin selama ini belum banyak diketahui penikmat musik Indonesia. Sebagai gitaris, para musisi ini punya karya yang kadang tidak bisa ditampilkan dengan band dimana mereka bernaung. Di album ini, kita bisa melihat jati diri mereka masing masing.

Lalu langkah apa selanjutnya? Sederhana kami harus menelpon mereka satu persatu dan menjelaskan proyek ini. Dalam kurang lebih 30 menit, sudah terkumpul lebih dari 10 gitaris yang  menyatakan kesanggupan nya untuk  ikut di album ini. Prosesnya sederhana, kami meminta para gitaris ini untuk meyerahkan materi lagu mereka (boleh solo instrumental, atau dengan vocal) dan kami akan mengumpulkan nya untuk di mixing dan di mastering. Proses yang mestinya sederhana , tapi pada kenyataan nya tidak. Mau tahu kenapa? Deadline yang diberikan, membuat mereka (para gitaris) harus berkejar kejaran dengan waktu, antara  jadwal pribadi mereka dan jadwal mereka untuk mengerjakan lagu di album ini.  Pemilihan siapa gitaris yang diajak juga sulit untuk diputuskan, tetapi karena berbagai keterbatasan , kita memulai dulu dengan yang sudah mucul di cover Rolling stone edisi gitaris beberapa waktu lalu. Berhubung tidak semua kami punya no telpon nya, jadi kami juga mengajak berdasarkan yang ada di contact number handphone kami masing masing. Kami berusaha merangkum semua wakil dari berbagai genre dan usia. Kami juga sadar bahwa mungkin tidak semua gitaris bisa dilibatkan, tapi kami punya visi bahwa album ini tidak boleh berhenti di 1 album saja, harus ada kelanjutan nya, jadi buat teman teman gitaris yang belum terlibat, kami sangat mengharapkan bisa terlibat nanti di project selanjutnya.

Masalah lain yang muncul adalah masalah perijinan dari label masing masing. Seperti yang kita tahu hamper semua musisi atau gitaris bernaung dibawah satu label rekaman tertentu. Tentu saja kami wajib menghormati otoritas itu dan harus “kulonuwun” dulu.  Di Indonesia, jujur harus saya akui, tidaklah mudah membuat album kompilasi yang didalamnya terdapat banyak artis dari berbagai label. Atau bisa kita sebut “lintas label”. Ini  adalah permasalahan klasik di industri musik kita. Kenapa begitu? Kita bisa bahas lain kali saja hehehe.

Singkat cerita, saya mendapat kepercayaan sebagai ‘kompilator’ atau orang yang mengkompilasi materi dari para gitaris ini. Bisa juga dibilang Produser, tapi saya rasa lebih tepat Kompilator, karena pada dasarnya saya tidak mengerjakan musiknya satu persatu, saya hanya meng-compile atau mengumpulkan. Disinilah dimulai perjalanan saya.

Bersambung ke part 2

Other News

Posted on: 4 Feb 2014
Share: Share on Facebook
Read 1240 times.

nah.

Posted on: 4 Feb 2014
Share: Share on Facebook
Read 1405 times.

Haiiiiiii !!!

Lama tak jumpa ! mohon maaf web ini sempat terabaikan.

Posted on: 18 Sep 2012
Share: Share on Facebook
Read 1839 times.

halo semua.

Posted on: 19 May 2012
Share: Share on Facebook
Read 2722 times.

Halo.

Posted on: 5 Mar 2012
Share: Share on Facebook
Read 4543 times.

halo, saya dan Sophie Navita sedang merilis lagu baru dengan judul I Love U.

1 2 3 4 5 Next >>