NEWS

Posted on: 21 Oct 2011
Share: Share on Facebook
Read 2234 times.

Siapa yang tidak mengenal Kla project? Dalam Industri musik Indonesia, nama Kla Project semacam memberikan jaminan akan melodi yang indah, lirik yang dalam dan menyentuh. Sosok Katon, Lilo dan Adi di era 90-an menjadi sosok yang posternya bisa bersaing dengan musisi international di kamar para gadis remaja di Indonesia.

saya mengenal Kla Project dari kakak saya yang sangat menggemari grup ini, dia hapal lagu lagunya dan memasang kaset Kla setiap hari. Harus diakui , 'teror' ini berubah menjadi kagum ketika saya mulai mencoba membaca lirik lagu lagu mereka. Banyak pilihan kata yang tidak lazim membuat saya terheran heran, seakan akan mereka tidak berasal dari planet yang sama dengan saya. Belakangan saya tahu, kata kata itu ada dalam kekayaan bahasa kita , hanya saja jarang digunakan. Beberapa juga resapan dari bahasa jawa. selain itu juga yang terpentibng adalah keberanian mereka melawan arus industri saat itu. Musik adalah harmoni yang tepat antara tautan nada satu ke nada yang lain nya, dan saya menemukan kandungan ini dalam lagu lagu Kla Project. Semua itulah yang mebuat saya jatuh cinta.

Ketika mas Lilo menelpon saya dan meminta saya untuk ikut dalam project ini, nafas saya terasa seperti berhenti. Bukan rahasia lagi, Semasa saya di Jikustik dulu, single pertama kami Maaf, begitu di identikkan dengan Kla Project oleh penggemar musik nasional. Bukan rahasia juga bahwa semasa Jikustik masih ngamen di cafe Yogyakarta kerap menjadi lagu andalan kami untuk memikat hati pengunjung. dan lebih bukan rahasia lagi, saya dan istri adalah Klanis berat : ) .

Mas Lilo sendiri sudah dekat dengan keluarga kami sejak lama. mas Lilo dan Sophie, istri saya, sudah menjadi teman hang out dan penggemar Genesis. mas Lilo juga hadir dalam pernikahan kami dan memiliki foto kami dengan wedding costum sedang menyeberang jalan..(yang sampai tulisan ini dibuat, foto itu belum saya terima wkwkwkw). Maka kami adalah termasuk pasangan yang sangat berbahagia ketika mendengar kabar Lilo kembali ke Kla Project. dan yang lebih bahagia lagi karena Kla kini mengeluarkan album baru, termasuk album Tribute ini.

Di telfon, saya langsung meminta dengan hormat lagu Meski Tlah Jauh..Sebuah lagu yang konon kabarnya tidak ada dalam list di tribute ini. Buat saya lagu ini menunjukkan sisi lain dari Kla project. dengan Lilo sebagai lead vocal di versi aslinya, saya menemukan sisi melankolis sekaligus liar dari gitaris Kla ini. Dalam istilah saya ini adalah lagu hits yang tidak hits. Maksud saya, lagu ini tidak pernah dijadikan singel secara khusus, tapi selalu menyebabkan koor massal yang tak terelakkan di setiap konser Kla. Secara personal, lagu ini juga mengingatkan pada hubungan jarak jauh saya dan Sophie sebelum kami menikah. Jogja dan Jakarta. Lebih jauh lagi, saya sendiri memang sempat berpikir untuk suatu hari nanti entah di album mana, me-recycle lagu ini. Pucuk dicinta, album tribute pun tiba!

Segera daya dan mas Lilo melakukan meeting singkat padat dan jelas di daerah Dharmawangsa Jakarta Selatan, untuk menuntaskan detilnya. dalam meeting ini Lilo menceritakan misi dan visi nya untuk album ini..yang menarik buat saya adalah album ini akan di distribusikan melalui jaringan Indomaret ! Luar Biasa. seperti yang kita , jaman sekarang orang semacam enggan ke toko cd konvensional, nah terobosan ini memungkinkan cd bisa lebih menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia bahkan sampai pelosok. So..I'm in Bro !

Untuk format meski Tlah Jauh kali ini, saya memilih format duet dengan Sophie daripada format solo. Ada beberapa alasan: Pertama, Kla sendiri dalam 'ramuan' bermusiknya selalu menyertakan female voice dalam arransemen nya, dalam istilah Lilo untuk balance dalam dinamika musiknya dan memperkaya warna. sebagai Klanis saya paham betul itu, dan adalah sebuah dosa untuk meniadakan unsur itu. tidak ada yang lebih tepat untuk saya ajak, selain Sophie. Kedua, saya baru saja merilis album solo Sunrise sebagai momentum awal karir saya sebagai soloist, maka karena waktu rilis album tribute ini yang tidak terlalu jauh dengan album solo saya, maka saya mencoba membedakannya dengan format duet. Ketiga, Format duet ini memang akan mencoba konsisten merilis singel, paling tidak 1 lagu setiap tahun nya untuk kemudian kami jadikan full album..jadi semuanya pas.

Aransemen musik saya kerjakan sendiri dibantu oleh my Long-time colloborator, my best friend, Tommy Widodo, yang juga mengisi keybords dan arransemen strings nya. Gitar di isi oleh Aldy dari Kanda band, untuk memberi bumbu country pada lagu ini.Aldy memilih gitar Stratocaster dan telecaster untuk mengeksekusi part gitar nya. Drum dimainkan oleh Tony Saputro, yang juga mengisi semua drum di album solo saya. Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada Tony, tadinya posisi drum saya tawarkan pada sahabat saya Carlo dari Jikustik. Terus terang ketika saya meng arransemen lagu ini ,  bayangan Carlo dikepala memainkan drum nya : ), hanya saja jadwal rekaman kami berbenturan dengan jadwal Carlo dengan Jikustik. Next Project ya bro !!. Saya sempat tergoda untuk mengisi bass pada lagu ini, tapi saya teringat teman saya Tyo Adrian, seorang producer , arranger dan pemain bass handal yang bukan kebetulan adalah Klanis juga ! menurut saya dia adalah orang tepat untuk mengisi bass nya. Rekaman drum dan bass dilakukan di Nasional studio milik musisi dan producer Harry Budiman. Selebihnya direkam di studio pribadi saya dan direkam oleh Suryanto. Mixing dikerjakan oleh Eko Sulistyo, mantan pemain bass Lakuna band, yang sekarang telah menjadi sound engineer papan atas Indonesia.

Rekaman dikerjakan dengan santai dan senang, sampai sampai kami lupa bahwa ada deadline yang harus dipenuhi. Yang menjadi masalah saat itu adalah, suara saya sempat hilang dan kesulitan bernyanyi terutama untuk nada nada tinggi dibagian coda lagu. Terpaksa harus menunggu beberapa hari supaya suara saya biasa kembali normal. Suara Sophie direkam setelah suara saya direkam. Kesulitan berikutnya dalah mencari waktu rekaman buat Sophie, yang waktu itu sedang disibukkan dengan beberapa kegiatan luar kotanya. Sesi Sophie rekaman terhitung cepat, sekitar 2 jam saja, dan tentu saja dilakukan malam hari setelah, anak anak kami tidur. Setelah semua vokal utama dan backing vocal terekam, saya harus mengirimkan data ini semua ke Tommy untuk di isi sound strings nya. Tommy mengerjakan strings ini di studio pribadinya, dan mengirim data nya melalui internet, untuk saya pindah lagi ke studio saya. semua dilakukan tanpa kami keluar rumah. Terim kasih Internet !

So inilah karya kami terbaru di tahun ini, sesuai dengan namanya a tribute to KLa Project, ini adalah karya dedikasi, bukan karya imitasi. artinya, kami mencoba menerjemahkan lagu ini dengan pemahaman dan latar belakang musikal kami sendiri, mengulang tanpa harus meniru, mencari jalan lain menuju Roma. Kami sadar, Klanis akan punya opini yang beragam akan versi Meski Tlah Jauh ini, no problem, karena kita semua punya tujuan yang sama, memberikan penghormatan pada grup yang sudah mengisi hari hari kita dengan musiknya.

selamat menikmati !

 

 

Other News

Posted on: 4 Feb 2014
Share: Share on Facebook
Read 1240 times.

nah.

Posted on: 4 Feb 2014
Share: Share on Facebook
Read 1405 times.

Haiiiiiii !!!

Lama tak jumpa ! mohon maaf web ini sempat terabaikan.

Posted on: 18 Sep 2012
Share: Share on Facebook
Read 1839 times.

halo semua.

Posted on: 19 May 2012
Share: Share on Facebook
Read 2722 times.

Halo.

Posted on: 5 Mar 2012
Share: Share on Facebook
Read 4543 times.

halo, saya dan Sophie Navita sedang merilis lagu baru dengan judul I Love U.

1 2 3 4 5 Next >>